Pengumuman Rencana dan Jadwal Simulasi 1 UNBK 2018 dari Puspendik

SMK Yapisda – Rencana dan Jadwal Simulasi UNBK 2018 dari Puspendik. Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) sepertinya akan menjadi pilihan utama pemerintah untuk melaksanakan Ujian Nasional (UN) 2018 dari tingkat SMP, MTs, SMA, MA, SMK, dan MAK. Itu artinya satuan pendidikan harus mempersiapkan diri dalam menyongsong pelaksanaan UNBK 2018. Perlu diketahui bahwa peserta UNBK 2017 secara nasional mencapai 30577 sekolah.

 

Secara resmi Puspendik telah menerbitkan pengumuman tentang rencana pelaksanaan simulasi UNBK 2018 melalui laman resmi UNBK yaitu https://ubk.kemdikbud.go.id. Informasi pengumuman itu tepat diterbitkan pada tanggal 22 September 2017 Pukul 15.21.15 WIB. Adapun isi dari informasi terkait UNBK 2018
  1. Pendataan Sekolah Peserta : 9 – 28 Oktober 2017
  2. Pendataan Siswa : 16 – 29 Oktober 2017
  3. Pengaturan server dan sesi : 23 – 30 Oktober 2017
  4. Penyiapan data di Pusat : 31 – 2 November 2017
  5. Sinkronisasi SMK : 3 – 4 November 2017
  6. Simulasi SMK : 6 – 9 November 2017
  7. Sinkronisasi SMA/MA : 10 – 11 November 2017
  8. SImulasi SMA/MA : 13 – 16 November 2017
  9. Sinkronisasi SMP/Mts : 17 – 18 November 2017
  10. Simulasi SMP/MTs : 20 – 22 November 

Penjelasan lebih lanjut akan disampaikan melalui laman tersendiri (khusus simulasi) yang akan dibuka mulai bulan Oktober 2017.

Kabar Gembira : Pembaruan Aplikasi MPD SMK Versi 2017.1

Sejak dirilisnya Aplikasi MPD SMK Versi 2017 pada tanggal 23 Mei 2017, telah mendapatkan respon yang luar biasa dari segenap Satuan Pendidikan khususnya SMK. Hal ini ditandai dengan banyaknya SMK yang mengunduh dan menginstall Aplikasi MPD SMK, dan sejalan dengan itu pada forum komunikasi yang telah disiapkan oleh tim pengembang mulai masuk pertanyaan-pertanyaan seputar teknis implementasi Aplikasi MPD SMK. Selain ribuan pertanyaan yang telah masuk, juga banyak masukan terkait bug/kesalahan aplikasi dan juga masukan untuk penyempurnaan aplikasi serta usulan fitur-fitur baru.

Direktorat Pembinaan SMK sebagai fasilitator dan segenap tim pengembang Aplikasi MPD SMK sangat mengapresiasi peran aktif dari para Guru dan Operator Pendataan di SMK yang telah memberikan masukan-masukan perbaikan, dimana hal ini sangat berharga dan dibutuhkan oleh tim pengembang dalam melakukan pembenahan terhadap Aplikasi MPD SMK.

Adapun pembaruan dan perbaikan yang dilakukan pada Aplikasi MPD SMK versi 2017.1  adalah sebagai berikut:
[Pembaruan]Pemetaan mapel KTSP dalam format import KKM.
[Pembaruan]Penambahan fitur hapus data anggota rombel pada siswa yang salah mapping rombel
[Pembaruan]Penambahan Fitur pemetaan mata pelajaran kurikulum 2013
[Pembaruan]Penambahan Fitur pemetaan mata pelajaran kurikulum 2006 (KTSP)
[Pembaruan]Penambahan Fitur cetak rapor K-2013 sesuai juknis penilaian 2015 dan Juknis penilaian 2017
[Pembaruan]Pembaharuan database MPD
[Pembaruan]Pembaharuan pada ambil data kepala sekolah terutama pada sekolah yang tidak punya kepala sekolah akan tetapi memiliki PLT. Kepala Sekolah
[Pembaruan]Penambahan Fitur Import Data Kompetensi Dasar
[Pembaruan]Penambahan Filter Otomatis berdasarkan data agama siswa pada input nilai untuk mata pelajaran Agama
[Perbaikan] Perbaikan tampilan halaman login dan menghilangkan pilihan sistem paket
[Perbaikan] Perbaikan tampilan kelas pada tampilan upload KKM.
[Perbaikan] Membuka edit Nama dan NIP Kepala Sekolah pada data sekolah.
[Perbaikan] Perbaikan bug Bidang Keahlian dan Kompetensi Keahlian pada cetak Rapor KTSP
[Perbaikan] Perbaikan bug Looping Nilai siswa pada cetak rapor KTSP
[Perbaikan] Perbaikan fitur penilaian sesuai juknis penilaian SMK 2017.
[Perbaikan] Perbaikan pengambilan data sekolah dengan menghilangkan Kab. dan Kota pada tampilan cetak rapor
[Perbaikan] Perbaikan metode pengiriman data nilai ke dapodik
[Perbaikan] Penyesuaian Layout cetak Rapor
[Perbaikan] Perbaikan Format Cetak Leger Nilai K2006(KTSP)

Untuk melakukan update/pembaruan Aplikasi MPD SMK versi 2017.1 dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:
1. Pastikan telah menggunakan (meng-install) Aplikasi MPD SMK versi 2017.
2. Unduh UPDATER Aplikasi MPD SMK Versi 2017.1 pada : https://goo.gl/vjmDkc
3. Lakukan installasi sampai dengan selesai.
4. Lakukan refresh (Ctrl + F5).

Apabila mengalami kesulitan dapat berkomunikasi melalui forum komunikasi pengguna Aplikasi MPD SMK pada link berikut: https://t.me/MPDSMK (aplikasi telegram)

Aplikasi Manajemen Penilaian Digital (MPD) SMK adalah aplikasi/perangkat lunak berbasis web yang berfungsi sebagai manajemen penilaian yang komperehensif dan terpadu untuk menyusun laporan capaian kompetensi peserta didik (Rapor) pada satuan pendidikan di tingkat satuan pendidikan SMK.
Aplikasi ini bersifat GRATIS dan TERBUKA bagi siapa saja untuk secara bersama-sama mengembangkan lebih lanjut. Seperti telah disampaikan pada berita sebelumnya bahwa Aplikasi MPD SMK ini didedikasikan oleh Sdr. I Nyoman Pasek, S.Pd, M.Pd, dkk sebagai wujud sumbangsih untuk kemajuan dunia SMK di Indonesia secara gratis dengan mengusung moto “dari guru, oleh guru, dan untuk guru”.

Ribuan Siswa Resah, PPDB Tingkat SMA/SMK Di Kota Tangerang Kacau

Ribuan siswa resah Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di sejumlah SMAN dan  SMKN di Kota Tangerang dinilai kacau. Karena, sistem PPDB online yang diterapkan Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Banten tidak berjalan sesuai harapan masyarakat

Salah satu orangtua siswa, Gunawan mengatakan, dirinya mengalami kesulitan untuk mendaftarkan anaknya ke SMAN  di Kota Tangerang.

“Tahun lalu mah gampang, tapi kenapa tahun ini susah ya untuk mengaksesnya (error),” imbuh Gunawan.

Hal senada disampaikan Barry (47), yang hendak mendaftarkan puteranya ke-SMAN.

“Susah sekali untuk mengakses situsnya. Saya sudah coba melalui handphone maupun laptop, tapi tetap tidak bisa,” tegasnya.

Maemunah (52) merasa kesal karena sulit untuk mendaftarkan anaknya ke sekolah favorit.

“Saya takut ada permainan dalam pendaftaran online ini. Sehigga situsnya susah diakses. Kalau begini lebih baik kewenangan SMAN/SMKN dikembalikan kepada pemerintahan setempat, jangan lagi di Provinsi karena menyusahkan semuanya,” ujar Maemunah.

Sementara itu, Kepala SMKN 1 Tangerang, Ariasandi menjelaskan, kesulitan dalam mengakses pendaftaran terjadi pada situs Dinas Pendidikan Provinsi Banten.

“Dari kemarin memang orangtua tidak bisa akses untuk mendaftar. Namun orangtua bisa langsung datang ke sekolah untuk mendaftarkan anaknya secara manual,” jelasnya.